Berita Madina


SMA Plus Madina dan BMKG Wil – I, Adakan Sosialisasi Penanggulangan Bencana Alam

DSCN1154

.

KOTANOPAN-Rakyat Madani

SMA Plus Mandailing Natal (Madina) bekerja sama dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I mengadakan sosialisasi penanggulangan bencana Alam bagi guru-guru, kepala sekolah dan siswa se Kabupaten Mandailing Natal bertempat di Aula SMPN 04 Kotanopan, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal, Jum’at-Sabtu (07-08/08).

Bertindak sebagai nara sumber dalam acara tersebut mewakili Kepala Balai Besar BMKG Wilayah I dengan judul materi, “Pengetahuan Dasar, Informasi BMKG Wilayah – I Dalam Penanggulangan Bencana Alam dan Peningkatan Ekonomi. Nara sumber lainnya, H. Abd. Mutalib Lubis, SH, MAP dengan judul materi ”Manajemen Penanggulan Bencana” dan ”Pedoman Penanggulangan Bencana”. Sedangkan Prof. Ir. Zulkarnain Lubis, MS,Pd.D memberikan materi ”Peranan Lembaga Pendidikan Dalam Penganggulangan Bencana”.

Kepala SMA Plus Madina, Prof. Ir. Zulkarnain Lubis, yang juga bertindak sebagai panitia dalam sambutannya mengatakan, ” Ucapan terimakasi kepada semua pihak, terutama kepada BMKG Wilayah I yang telah berkenan bekerja sama untuk memberikan sosialisasi penanggulangan bencana alam kepada guru dan siswa di Mandailing Natal. Sesuai dengan thema, kita berharap kegitan ini mempunyai mamfaat yang besar dalam mengantisifasi terjadinya bencana alam dan korban jiwa. Acara ini sengaja kita laksanakan mengingat daerah Mandailing Natal rawan bencana, terutama gempa dan tanah longsor”.

Zulkarnain melanjutkan, ”Kiranya hasil yang di dapatkan dari kegiatan ini di sampaikan kepada guru-guru lain di sekolah, dan juga kepada masyarakat lainnya. Begitu juga kepada siswa, agar menyampaikan kepada teman-temannya. Sebab, penanggulangan bencana ini sangat urgen untuk kita ketahui. Kita terkadang tidak tahu kapan datangnya bencana alam, untuk kita perlu waspada dan mengantisipasi  bagaimana penyelamatan alam, jiwa manusia dan lainnya”, ujarnya.

Sedangkan yang mewakili BMKG Wilayah I dalam materinya mengulas tentang  gempa bumi, tsunami, banjr dan bentuk bencana alam lainnya. Dalam kegiatan itu juga disampiakan beberapa daerah di Sumatera Utara yang rawan dengan gempa bumi, meliputi kabupaten Tanah Karo, Dairi, Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Samosir, Toba samosir, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Nias, Nias Selatan dan Tapanuli Tengah.

Selain itu, dijelaskan juga penyebab terjadinya Tsunami, yaitu sebanyak 70 % persen penyebab Tsunami disebabkan gempa tektonik dasar laut. Sedangkan di Indonesia sebanyak 90 % murni akibat gempa bumi tektonik. Kemudian di sebabkan terjadinya longsoran dengan volume tanah yang turun cukup besar dan terjadi di dasar samudera. Tsunami juga bisa terjadi karena gunung berapi aktif di tengah laut meletus, misalnya untuk Indonesia dulu terkenal denganletusan Gunung Krakatau.

Sedangkan daerah potensi Tsunami, wilayah Indonesia tergolong area berseismisitas (kegempaan) tinggi karena letaknya beada di area berkumpulnya empat lempeng tektonik, yaitu Indo-Australia, Eurasia, Pasifik dan Philiphina. Sejak priode 1801-2006, tercatat 164 kali kejadaian Tsunami di Indoneia. Sedangkan kurun waktu 1991-2006 secara signifikan dari 23 kali gempa bumi skala besar telah menyebabkan 10 kejadian Tsunami berdampak merusak, seperti Flores 1992, Bayuangi 1994, Biak 1996, Banda Aceh 2004, dan terbaru Pangandaran tahun 2006”, ujarnya.

Dalam seminar ini juga muncul wacana dari pada guru-guru dan kepala sekolah agar penanggulangan bencana ini  di masukkan kedalam kurikulum. Menurut mereka, penanggulangan bencana ini sangat urgen sebab terkait dengan kesalamatan jiwa manusia, alam dan lainnya. ” Saya rasa sudah saatnya kita memasukkan  program penanggulangan bencana ini secara khusus  di masukkan kepada kurikulum sekolah, sebab mamfaatnya sangat banyak”, ujar salah seorang peserta Engran Ispandi Silalahi dari Pesantren Al Husnayain, Panyabungan”.  (Lkt).


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: