Berita Madina


Pengembangan Kecamatan Kotanopan Perlu Dipercepat.

DSCN0530

.

*Kantor Camat di Usulkan Dipindahkan.

Kotanopan, Rakyat Madani

”Pengembangan Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal sudah mendesak untuk dilaksanakan, mengingat Kotanopan adalah Kecamatan terbesar kedua di Kabupaten Mandailing Natal. Selain itu, Kotanopan juga mempunyai nilai historis sebagai kota pahlawan dan tidak kalah pentingnya untuk peningkatkan roda perekonomian”.

Hal itu dikatakan Ketua Dewan Pimpinan Pusat Himpuan Pemuda Mandailing (DPP-HIMPA) Muhammad Suhairy Lubis, S, Fil di dampingi sekretaris A. Sukri Lubis, ST kepada TABLOID RAKYAT MADANI saat kunjungannya baru-baru ini ke Kotanopan. ”Kita lihat dari tahun-ketahun perkembangan Kotanopan tidak ada, paling yang ada hanya bangunan Ruko bertingkat, itu pun setahun terakhir ini. Kita tidak tahu apakah masyarakatnya memang tidak mendukung pembangunan atau Pemkab Madina yang kurang respon terhadap pembangunan Kotanopan dan sekitarnya”, ujarnya.

Padahal kalau pengembangan ini dipercepat, otomatis roda perekonomian akan berputar. Pengembangan awal bisa saja dengan meremajakan rumah-rumah tua di Kotanopan menjadi ruko-ruko bertingkat. Ruko-ruko ini nantinya akan bisa dimamfaatkan warga untuk berjualan dan sekaligus menambah keindahan kota. Selama ini kita perhatikan, minat warga untuk berjualan ada, namun mereka terkendala tempat. Mencari jualan sate saja di Kotanopan saat sangat sulit, apalagi mencari jenis makanan lainnnya. Masalahnya sekarang, mau tidak warga Kotanopan meremajakan bangunan yang sudah tua itu di tukar menjadi bangunan baru ?”, katanya.

Suhairy melanjutkan, ”Kantor Camat juga sudah layak untuk di pindahkan, sebab biasanya gedung pemerintah harus terasing dari pusat pasar dan keramaian. Jadi kantor Camat sekarang sampai Bisokop lama cocoknya dibangun terminal. Sedangkan kantor Camat pindah ke Torsiojo atau daerah lain yang memungkinkan. Kemudian, sarana infrastruktur jalan juga perlu diperlebar, lihat saja kalau hari pekan bagaimana ”semerawutnya” Kotanopan, mobil-mobil angkot dan becak sembarangan parkir di pinggir jalan”.

”Terkait dengan terminal angkutan umum, memang sudah sangat mendesak untuk dibangun. Lahan di areal Pasar Kotanopan sudah terlalu sempit, jadi harus ada pengembangan. Terminal-terminal liar yang terdapat di Pasar Kotanopan perlu ditertibkan untuk menjaga kemacetan dan memperindah tata ruang kota. Jadi kalau terminal nanti dibangun, otomatis terminal liar yang selama ini ada bisa ditertibkan. Di samping itu, kehadiran terminal ini nantinya akan menambah pemasukan ke kas APBD Madina.

Begitu juga dengan keberadaan sekolah SD yang ada di Pasar Kotanopan sebenarnya sudah tidak layak untuk dipertahankan. Sebab, kalau hari pekan atau ada keramaian, pasti akan menganggu kegiatan belajar mengajar. Belum lagi terkadang kebisingan yang disebabkan bunyi kenderaan bermotor. Di mana-manapun sekolah tidak ada yang dekat dengan pasar.

”Memang”, lanjut Suhairy, Pemkab Madina telah memulai pegembangan Pasar Kotanopan ditandai dengan pembangunan pasar bertingkat sebagai pusat pasar. Bangunan ini tentunya untuk moderenisasi pasar tradisional yang ada selama ini di Kotanopan. Tahap pertama tahun 2008 di bangun 36 ruang yang anggarannya bersumber dari Bantuan Daerah Bawahan (BDB) sebanyak Rp. 1 milyar di tambah dana pendamping dari APBD Madina 470 juta. Sedangkan untuk tahap dua direncakan akan dibangun tahun 2009 yang juga dananya berasal dari BDB.

Dengan dibangunnya pasar bertingkat ini nantinya, Kotanopan diharapkan semakin berkembang menjadi pusat perdagangan di Mandailing Julu yang memiliki sejumlah kecamatan, seperti Kecamatan Tambangan, Puncak Sorik Merapi, Lembah Sorik Merapi, Hutapungkut, Muara Sipongi dan kecamatan lainnnya. Kawasan Mandailing Julu merupakan kawasan makmur dengan komoditi andalan, seperti karet, kopi, kulit manis, palawija dan lainnya. (Lokot Lubis)


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: