Berita Madina


Muara Sipongi-Pakantan Kembali Longsor..
November 19, 2009, 5:11 pm
Filed under: Uncategorized

Akibat guyuran hujan deras yang menimpa daerah Kabupaten Mandailing Natal, Sabtu (07/11) khususnya di kecamatan Muarasipongi dan Pakantan, jalur jalan Muarasipongi-Pakantan kembali longsor setelah tiga hari sebelumnya jalur ini  juga tertimbun longsor, namun hal itu tidak berlangsung lama karena Pemkab Mandailing Natal saat itu melalui Dinas PU sudah membersihkan material tanah yang longsor dari celah-celah perbukitan akibat pengerukan pelebaran jalan dua tahun lalu.

Longsor yang datang kembali menimpa jalur ini sama seperti sebelumnya mengakibatkan jalan tidak bisa dilewati roda empat. Akibatnya, bagi warga Pakantan yang hendak keluar masuk daerah tersebut terpaksa naik angkutan dua kali. Sampai berita ini di turunkan, Minggu (08/11) jalur tersebut belum bisa dilewati roda empat.

Salamat Nasution (50) warga Muarasipongi kepada Wartawan mengatakan, “  Longsor ini berawal  ketika hujan deras mengguyur daerah Muarasipongi dan Pakantan. Berselang satu jam  kemudian, material tanah yang ada di perbukitan bekas kerukan saat mempelebaran jalan dua tahun lalu menimpa badan jalan yang mengakibatkan jalur ini mengamali putus total”.

Salamat melanjutkan, titik longsor tepatnya terdapat  antara Desa Koto Baringin (Km 1 dari Muara Sipongi), Tanjung larangan dengan Kampung Pinang. Sepanjang daerah ini hampir semuanya tertimpa longsor yang panjang mencapai 10 meter setiap titiknya. Selama ini  daerah tersebut memang terkenal dengan  rawan longsor”, ujarnya.

Sebelumnya, lanjut Salamat Nasution, Dinas PU Pemkab Madina sudah membersihkan material longosor tersebut sehingga jalan ini bisa di gunakan, namun berselang satu hari akibat curah hujan deras yang melanda daerah ini longsor kembali datang.

Sedangkan Amiruddin Warga Pakantan yang di hubungi via HP membenarkan terputusnya jalur ini. “ Saat ini yang bisa lewat hanya kenderaan roda dua, sedangkan roda empat tidak bisa sama sekali. Hal ini sudah berlangsung  mulai hari Sabtu, upaya untuk membersihkan material longor ini sudah dilakukan masyarakat dengan bergotoyong royong, namun karena banyaknya material tanah yang longsor menimpa badan jalan, tentunya warga sangat kesulitan mengangkatnya.

Amiruddin menambahkan, “ Memang dari Pemkab Madina telah mendatangkan alat berat  kelokasi, namun karena medannya yang cukup sulit alat berat tersebut hanya bisa membersihkan beberapa titik longsor. Sedangkan untuk longsor baru yang terdapat di Tanjung Larangan dan Kampung Pinang belum tersentuh karena alat berat tidak bisa masuk. Selain kondisi jalan yang cukup kecil juga di tambah dengan kondisi jembatan Batu Cundung yang kupak kapik. Akibatnya alat berat yang di datangkan hanya bisa membersihkan material tanah di daerah di Koto Baringin” ujarnya.

Tidak berfungsinya jalan ini tentunya  dampakya sangat dirasakan warga Pakantan. Sebab, jalan ini merupakan satu-satunya jalur yang menghubungkan antara Muara Sipongi-Pakantan yang hampir berpenduduk 3000 jiwa lebih. “Paling sulit lagi, bagi anak sekolah dan pedagang yang setiap hari pulang pergi dari Pakantan-Muara Sipongi. Mereka terpaksa dua kali naik sepeda motor dengan biaya yang cukup tinggi. Belum lagi terkadang bagi pedangang atau penduduk yang membawa barang belanjaannya” ujar Amruddin.

Sedangkan Camat Pakantan Drs. Parlin Lubis, M. Ap, saat di hubungi via HP membenarkan terjadinya longsor tersebut. “Dari hari pertama longsor kita  sudah mengerahkan alat berat kelokasi, dan beberapa titik longosr sudah kita bersihkan yang kemudian jalur ini sempat di gunakan.

Namun karena curah hujan yang cukup tinggi  kawasan ini kembali longosor . Saya juga sedang berkoordinasi dengan Pemkab Madina  agar longsor ini secepatnya bisa kita angkat. Alat berat sudah kita turunkan kesana dengan harapan secepat mungkin jalur  bisa di fungsikan kembali”, ujarnya. (Lokot).

Iklan


Jalinsum antara Kotanopan dan Muara Sipongi Rawan Longsor.
November 19, 2009, 5:06 pm
Filed under: Uncategorized

Bagi kenderan yang melintasi jalur Jalan lintas sumatera (Jalinsum) antara Kecamatan Kotanopan dengan Kecamatan Muara Sipongi, Kabupaten Mandailing Natal  di minta berhati-hati sebab kawasan rawan longsor. Apalagi belakangan ini daerah Kabupaten Mandailing Natal di guyur hujan terus menerus.

Menurut pantauan di lapangan, di jalur ini saja hampir terdapat 10 titik longsor akibat pengerukan pelebaran jalan beberapa waktu lalu, tepatnya mulai dari Desa Muara Siambak sampai kedesa Botung Kecamatan Kotanopan. Sedangkan paling rawan terdapat di desa Usortolang sampai ke desa Muara Botung Kecamatan Kotanopan. Sampai berita ini di turunkan, Minggu (08/11) masih banyak terdapat material tanah di pinggi jalan bekas longsoran beberapa minggu lalu.

Harun Al Rasyid (37) warga Usor Tolang Kecamatan Kotanopan kepada wartawan  mengatakan, “ Jalur ini memang sangat rawan longsor, untuk itu diminta kepada pengemudi kenderaan agar hati-hati kalau melintas di daerah ini. Seperti minggu lalu, jalur ini juga sudah tertimpa lonsor material tanah yang menyebabkan kemacetan panjang mencapai 2 km”, ujarnya.

Hal senada juga di katakana Abdul Rahman (34) warga desa Muara Botung. “Daerah ini sangat rawan longsor, hal ini terjadi setelah ada pengerukan untuk memperlebar jalan beberapa bulan yang lalu. Darah ini dari dulunya memang berada di kawasan perbukitan yang curam, jadi swaktu-wakt kalau hujan datang, material tanah akan jatuh dari atas bukit”.

Kapolsek Kotanopan AKP. E. Zalukhu, S. Pd melalui Kanit Lantas  Bripka Jafar Lubis di dampingi Kanit Patroli Bripka Jariaman Purba yang sedang berada di lokasi rawan longsor mengatakan, “ Kepada pengemudi yang melawi  jalur ini agar segera berhati-hati, sebab kawasan ini rawan longsor. Selain badan jalan yang sempit, juga terdapat di antara perbukitan. Apalagi belakangan ini Kabupaten mandailing Natal di landa curah hujan yang cukup deras, sewaktu-waktu di khawatirkan badan jalan akan tertimpa longsor”.

Untuk mengantisipasi kemcetan dan longsor susulan, baik dia Harun Al Rasyid dan Abdurrahman mengharapkan kepada Kadis bina Marga agar menyediakan alat berat di lokasi. Hal itu perlu dilakukan manau tau longsor susulan datang, jadi tidak menyebabkan macet yang berkepanjangan”, ujar mereka. (Lokot Lubis).



Pelantikan Anggota DPRD Mandailing Natal
November 24, 2008, 4:01 pm
Filed under: Uncategorized

DSCN0345



Ketua DPRD Madina As. Imran Khaitamy Daulay, SH dan Sekretaris DPRD Madina Drs. H. M. Yusuf, M. Si sedang beraudensi dengan Wakil Presiden Yusuf Kalla dalam rangka pemekaran Provinsi Sumatera Tenggara baru-baru ini
Oktober 7, 2008, 7:57 pm
Filed under: Uncategorized

DSCN0379



Gedung DPRD Kabupaten Madina
Oktober 7, 2008, 7:49 pm
Filed under: Uncategorized



Bupati Mandailing Natal Didampingi Wakil Ketua DPRD Madina Sedang Meninjau Pameran Pembangunan
Oktober 7, 2008, 7:41 pm
Filed under: Uncategorized

DSCN1314



Emas, Salah Satu Kekayaan Sumber Daya Alam Madina
Oktober 7, 2008, 6:22 pm
Filed under: Uncategorized

sere 2