Berita Madina


Mahkamah Konstitusi Menangkan Binsar Nasution

Gugatan Hasil Pemilu di Mandailing Natal
Binsar Nasution

PANYABUNGAN (Rakyat Madani)
Rekapiltulasi KPU tentang hasil Pemilihan Legislatif DPRD Madina 2009
nampaknya harus direvisi. Pasalnya, ada keputusan Mahkamah Konstitusi
yang merubah komposisi perolehan suara Partai Bintang Reformasi (PBR)
dan Partai Kebangkitan Nahdlatul Ulama (PKNU) di Dearah Pemilihan
Madina IV.
Mahkamah Konstitusi (MK) memenangkan caleg DPRD Mandailing Natal (Madina)
dari Partai Bintang Reformasi (PBR) Binsar Nasution dalam
perkara gugatan hasil penetapan suara Pemilihan Legislatif 2009 di
Madina.
Ketetapan MK itu tertuang dalam Keputusan MK Nomor 96/PHPU.C-VII/2009
berdasarkan hasil sidang pleno MK di Jakarta, Kamis (18/6) yang
menyidangkan perkara gugatan hasil penetapan Pemilu 2009 antara DPP
PBR sebagai penggugat dengan KPU tergugat I, KPUD Sumut tergugat II
dan KPUD Madina tergugat III.
Dalam keputusan itu, MK menyatakan membatalkan Keputusan KPU Nomor
255/Kpts/KPU/Tahun 2009 tentang penetapan hasil pemilihan umum anggota
DPRRI, DPD, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota sepanjang mengenai
perolehan suara Partai Kebangkitan Nahdlatul Ulama (PKNU) di Daerah
Pemilihan Madina 4.
Lebih lanjut keputusan MK itu menyatakan bahwa perolehan suara yang
benar untuk PKNU di Daerah Pemilihan Madina 4 adalah sebesar 1.557
suara. Sedangkan perolehan suara yang benar untuk PBR adalah sebesar
1.594 suara. Sebelumnya, KPU dalam ketatapanya menetapkan 1.605 suara
untuk PKNU dan 1.594 suara untuk PBR.
Lahirnya keputusan MK ini akan mengubah komposisi pemenang Pemilu
legislatif di Daerah Pemilihan Madina IV. Caleg DPRD Madina dari PBR
Binsar Nasution akan memiliki hak untuk mendapatkan kursi nomor 9 DPRD
Madina yang sebelumnya dipastikan jatuh kepada Gong Matua dari PKNU.
Saat pengumuman rekapitulasi suara oleh KPUD Madina Mei lalu, PBR
berada di nomor urut 10 dalam komposisi pemenang dan PKNU di nomor
urut 9 dalam memperebutkan 9 kursi di Daerah Pemilhan Madina IV.
Sementara itu, Ketua KPUD Madina Jefri Antoni yang dihubungi Portibi
DNP via telefon, Selasa (23/6) menyatakan bahwa pihaknya hingga kini
belum menerima salinan keputusan MK tersebut.
Dikatakannya, KPU Madina juga masih akan menuggu keputusan KPU Pusat
untuk menentukan bagaimana sikap KPU Madina nantinya. Meski demikian,
menurut Jefri, KPU Madina akan melaksanakan apapun keputusan KPU Pusat
nantinya. (dahlan)


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: