Berita Madina


Kuliah Jarak Jauh Unimed di Buka di Madina.

Mussaddad 1

Panyabungan-Rakyat Madani.

Salah satu visi dan misi Bupati Mandailing Natal H. Amru Daulay, SH adalah komitmen di bidang pendidikan di samping pertanian, kesehatan dan infrastruktur. Hal ini juga tertuang dalam rencana strategis (renstra) pembangunan di Kabupaten Mandailing Natal.

Sebagai tindak lanjut dari visi dan misi pendidikan tersebut, Pemkab Madina melalui Dinas Pendidikan yang dipimpin Drs. H. Musaddad Daulay menjalin kerjasama dengan Universitas Negeri Medan. Hal ini tertuang dalam Kepmendiknas, antara lain No. 107/U/2001 tentang penyelenggaraan program pendidikan jarak jauh, Kepmendiknas No. 045/U/2002 tentang kurikulum inti pendidikan tinggi dan standart kompetensi guru, Kepmendiknas No. 045/U/2007 tentang penetapan Unimed sebagai LPTK penyelenggaraan sertifikasi guru dalam jabatan Sumatera Utara.

Kemudian Kepmendiknas RI No. 015/2009 tentang penunjukan LTK Unimed sebagai penyelenggara program sarjana (S1) kependidkan bagi guru dalam jabatan khususnya bagi guru Sekolah Dasar (SD) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang kemudian diperkuat dengan keluarnya SK Rektor Unimed, Prof. Syawal Gultom, MPd tanggal 16 Juni 2009, No. 0197/H. 33/K/2009, tentang penugasan dosen mata kuliah pada program sarana (S1) kependdikan bagi guru dalam semester ganjil TA 2009-2010 secara umum di Sumatera Utara, khususnya di Madina.

Sekedar mengingatkan, berita Tabloid Rakyat Madani edisi sebelumnya (Mei 2009), mengatakan Universitas Medan (Unimed) bekerja sama dengan pemerintah provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal akan memberikan kuliah gratis di Unimed bagi guru-guru yang kualifikasi pendidikannya masih tingkat SLTA. Program ini hasil MUO antara Unimed, Provsu dan Pemkab Madina yang telah ditanda tangani tahun lalu yang dananya bersumber dari APBD Provsu, hal itu di katakan Staf Khusus Rektor Unimed, Irwan H Daulay, S, Pd kepada TABLOID RAKYAT MADANI di Medan.

Kuliah gratis ini disebut dengan program pendidikan dalam jabatan, jadi dikhususkan bagi guru-guru yang kualifikasi pendidikannya masih SLTA. Untuk tahun 2009-2010 khusus Mandailing Natal jumlah calon mahasiswa yang di terima di Unimed diperkirakan sebanyak 520 orang. Mereka ini akan kuliah di Unimed, namun tempatnya di Panyabungan dengan gratis tanpa di pungut biaya apapun.

Sedangkan untuk guru yang kualifikasi pendidikannya diploma akan di programkan tahun 2010-2011. Mereka ini nanti akan mengikuti pendidikan secara bergiliran, sampai tidak ada ada lagi guru di Madina yang kualifikasi pendidkannya SLTA atau Diploma. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Madina, sebab tidak bisa dibantah sampai saat ini masih banyak guru-guru di Madina yang kualifikasi pendidikannya SLTA. Selain itu untuk menyahuti Undang-Undang Guru dan Dosen yang mengatakan bahwa seorang guru itu harus berpendidikan minimal sarjana.

Kemudian, di tahun 2010 nantinya, Unimed juga akan membuat program beasiswa kepada 10 orang. Beasiswa ini nantinya diberikan kepada mahasiswa yang berprestasi tapi tidak mampu. Kita berharap semua program-program yang kita laksanakan ini nantinya dapat membantu dan mendongkrak kualitas pendidikan di Madina. Sebagai putra daerah Madina kita akan tetap berusaha melakukan yang terbaik bagi Madina, dan akan membuat program-program lainnya yang akan memajukan pendidikan di Madina.

Sebagai realisasinya. Jum,at (19/06) bertempat di SMUN 01 Panyabungan, berlangsungnya proses perkuliahan jarak jauh Universitas Negeri Medan (Unimed) di Madina sebanyak 11 lokal. Program S1 kependidikan bagi guru di Madina diikuti guru yang terdiri dari PNS dan juga guru yang masih status honor dengan jumlah 484 orang dari 510 orang jatah untuk Madina sesuai lapiran panitia dan juga pengelola Unimed di Madina Drs. Wildansyah Lubis MPd.

Selain mengucapkan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi terhadap Pemkab Madina di bidang pendidikan, pengelola Unimed di Madina Wildansyah Lubis, MPd menjelaskan, perkuliahan akan berlangsung selama 16 kali pertemuan terhitung sejak tanggal 19 Juni 2009, sehingga diperkirakan pekuliahan akan selesai 19 Oktober 2009 mendatang, dengan jadwal perkuliahan setiap hari Jumat-Sabtu dimulai pukul 02.00 WIB, sedangkan gari minggu jam 07.00 WIB.

Sementara, dosen pembimbing dan pemangku mata kuliah Unimed di Madina sebanyak 8 orang, diantaranya Drs. Wildansyah Lubis, MPd membawakan mata kuliah Wawasan Pendidikan Dasar, Filsafat Pendidikan Drs. Kasron Nasution, agama Kristen Dra. Teridah Sembiring, sedangkan mata kuliah Bahasa Inggris Dra. Meisuri, MA, Keterampilan Berbasa Reseptif oleh Drs. Basyaruddin, MPd, kemudian mata kuliah Matematika di bidangi Drs, Nerli Khairiani, MSi, Pendidikan Kesehatan dan Olahraga Drs. Rosmaini mata kuliah Psikologi Kognitif.

Bupati Madina H. Amru Daulay, SH dalam kata sambutannya yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan Madina, Drs. Musaddad Daulay, mengucapkan selamat datang kepada pihak Unimed. Ia juga mengucapkan rasa terimakasihnya kepada salah satu putra terbaik kelahiran dan kebanggaan Mandailing Natal Irwan H Daulay SPd, yang merupakan salah seorang penggagas dan pemrakarsa, bekerja keras dan terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Madina sehingga terjalinnya kerjasama antara Unimed dengan Pemkab Madina c/q Dinas Pendidikan Madina yang tujuannya tidak lain adalah upaya untuk memperbaiki tatanan kehidupan masyarakat Madina yang hanya bias di tempuh melalui jalur pendidikan di samping sebuah bentuk pengabdian seorang putra terbaik yang berhasil di perantauan untuk anak leluhurnya.

“Sekalipun pendidikan kelas jarak jauh, namun mutu dan kualitas mahasiswa Unimed di Medan dengan di Madina harus dan tetap sama,” ujarnya. Musaddad menghimbau, agar para guru yang mengikuti program pendidikan strata (S1) supaya mempergunakan kesempatan tersebut sebaik-baiknya karena kesempatan itu belum tentu dating dua kali , karena itu ia berharap agar para mahasiswa jangan main-main dan jangan menyia-nyiakan kesempatan tersebut mengingat dalam rekrutmen kelas jauh ini sangat ketat dan penuh persaingan.


“Satu kali langkah anda mundur, maka 100 kali orang akan maju, saudara harus ingat, di belakang anda banyak sekali yang menunggu untuk memperoleh kesempatan ini,” tegas Musaddad. Ia menambahkan, di zaman yang seba modern sekarang ini bukan perkebunan saja yang di revitalisasi, pendidikan juga ikut di revitalisasi. Untuk itu jangan coba-coba main-main dan mencari masalah karena di tahun 2013 semua guru di Indonesia harus sudah S1, dan 2014 semua sudah harus serifikasi.


“Sekarang Tanya diri anda apakah anda sudah siap untuk itu?. Jika iya, manfaatkan kesempatan yang diberikan pemerintah ini dengan baik kerena apapun yang diprogramkan pemerintah ini adalah untuk kesejahtraan masyarakat dan juga masadepan yang gemilang bagi guru-guru di masa yang akan datang,” ujarnya. (Lkt).


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: