Berita Madina


ICMI Madina Berikan Beasiswa Masuk Perguruan Tinggi Kepada 1500 Orang

pemberian SK ICMI

Panyabungan – Rakyat Madani

Dewan Pimpinan Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia  (ICMI) Kabupaten Mandailing Natal memberikan beasiswa masuk Perguruan Tinggi kepada putra-putri Mandailing Natal. Beasiswa ini diberikan bagi orang yang mau dan tidak padang bulu, miskin atau kaya serta tidak padang usia.

Ketua ICMI Madina, H Zulfarmin Lubis, Ak kepada Tabloit Rakyat Madani, Kamis (20/8) menuturkan, “Dengan terbentuknya ICMI sebagai cendikiawan yang menjujung tinggi nilai kebenaran dalam mewujudkan masyarakat Madani yang di ridhoi Allah. Pemberian bantuan beasiswa ini suatu bukti nyata kalau ICMI sangat tanggap terhadap kondisi pendidikan ummat Islam yang saat kondisinya memprihatinkan. Kepada mereka yang ingin melanjutkan sekolah keperguruan tinggi kita berikan beasiswa.

“ ICMI melihat, untuk mencapai kemakmuran yang di cita-citakan pendidikan di Mandailing Natal ini sangat perlu dibenahi untuk peningkatkan SDM (Sumber Daya Manusia). Sebab mengangkat masyarakat dari kemiskinan di Bumi Gordang Sembilan ini harus di dasari dengan ilmu pengetahuan setiap manusianya,” sebut H Zulfarmin Lubis.

Dikatakannya, “Pendidikan gratis ini adalah langkah awal dan bukti nyata bahwa kehadiran ICMI di Madina sesuai dengan perannya sebagai cendikiawan akan membawa  perubahan kedepan. Selain program ini ICMI masih mempunyai program yang menyentuh hajat hidup orang banyak”

Bagi siapa saja yang ingin melanjutkan  kuliah keperguruan tinggi program S1, secara gratis agar langsung mendaftarkan diri ke  Sekretariat ICMI Madina di Jalan Willem Iskandar, Panyabungan’ Kabupaten Mandailing Natal.  Tahun ini kita akan berikan kepada 1500 orang, dan program  ini akan berkelanjutan di tahun-tahun  berikutnya.    Mamfaatkanlah kesempatan yang diberikan  ICMI Madina ini untuk mendapatkan pendidikan yang lebih layak,” ujar Zulfarmin.

Sementara itu. Pengamat Pendidikan Madina, Ahmad Pulungan menilai program dari ICMI yang baru saja terbentuk di kabupaten ini sangt positif sebab wadah yang di huni oleh para cendikiawan yang mampu memberikan pemikiran terhadap kemaslahatan umat untuk terangkatnya suatu bangsa sangat kita acungkan jempol. Ini adalah suatu karya nyata, bukan karya kata, sebab begitu terbentuk langsung memberikan suatu dorongan moral terhadap pendidikan yang saat ini masalah biaya masih menjadi kendala bagi warga Madina dalam melanjutkan kuliah anak mereka hingga keperguruan tinggi.

“ Kalau kita lihat sebenarnya, niat untuk kuliah warga Madina sangat tinggi, namun sering terbentur  ekonomi. Apalagi belakangan ini, ketatnya persaingan untuk mencari lowongan, sepertinya tamatan SLTA itu tidak ada apa-apanya, jadi perlu melanjutkan kejenjang yang lebih tinggi.          Dengan beasiswa dalam jumlah skala besar ini merukan berkah dan anugrah yang harus kita syukuri bersama sebab bagi setiap orang yang mau ini merupakan kesempatan yang tidak bisa dilewatkan”, ujar Ahmad Pulungan. (Hendri Pulungan).


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: